Jumat, 19 Desember 2014

PRIORITAS UTAMA ANDA

Prioritas Utama Anda – Dalam kehidupan yang anda jalani, pernahkah terlintas dalam benak anda apakah yang menjadi prioritas utama hidup anda? Jika anda harus memilih, mana yang akan anda ambil? Segudang kesuksesan dan pengakuan atau berbagai macam tantangan?
  
Prioritas Utama Anda – Tak hanya menyangkut tugas-tugas intelektual manusia harus membuat pilihan-pilihan semacam ini. Manusia juga harus memutuskan jenis hubungan apa yang mereka inginkan, apakah itu hubungan yang mendukung ego mereka atau hubungan yang menantang mereka untuk berkembang? Lantas siapakah jodoh ideal untuk anda kelak? Seorang teman telah melakukan survey kepada orang-orang di sekitar lingkungan rumahnya, khususnya para remaja, yang saya ajukan berbagai macam pertanyaan ini.
 
Prioritas Utama Anda – Berikut adalah hasil surveynya. Remaja dengan pola pikir tertentu tetap mengatakan jodoh ideal akan memuja mereka, membuat mereka merasa sempuma dan mengagungkan mereka. Dengan kata lain, jodoh yang sempurma akan mengabadikan kualitas-kualitas tetap yang ada pada diri mereka.
 
Prioritas Utama Anda – Menurut mereka, jodoh ideal adalah seseorang yang akan melihat kesalahan-kesalahan mereka dan membantu memperbaikinya, menantang mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik, mendorong mereka untuk mempelajari hal-hal baru. Tentu saja, mereka tidak menginginkan orang-orang yang menyakiti atau merendahkan harga diri mereka, tetapi menginginkan orang-orang yang akan membantu perkembangan mereka. Mereka tidak menganggap diri mereka sempurna, karena orang sempurna tidak perlu belajar Iagi.
 
Prioritas Utama Anda – Pernahkah anda berpikir mengenai hal ini? Nah, bagaimana jika dua orang yang berbeda pola pikir bersatu? Seorang wanita dengan pola pikir yang berkembang bercerita kepada saya tentang pemikahannya dengan pria yang berpola pikir konstan, begini cerita yang ia tuturkan kepada saya
 
Prioritas Utama Anda – “Aku benar-benar merasa sangat menyesal ketika sadar bahwa aku telah melakukan sebuah kesalahan besar”. “Setiap saat aku mengatakan sesuatu, seperti kenapa kita tidak mencoba untuk berusaha sedikit Iebih keras? atau aku lebih suka kamu membicarakannya dulu denganku sebelum mengambil suatu keputusan suamiku merasa hancur”. “Kemudian, alih-alih membicarakan persoalan yang aku angkat, aku harus menghabiskan waktu satu jam untuk membenahi keruwetan tersebut dan membuat suamiku merasa baik kembali”.
 
Prioritas Utama Anda – “Selain itu, ia akan segera berlari menuju telepon untuk memberi tahu ibunya, yang selalu menghujaninya dengan pujian yang tampaknya ia butuhkan”. “Kami masih sama-sama muda dan baru saja menikah”.
 
Prioritas Utama Anda – Sejatinya, si wanita ini hanya ingin berkomunikasi. Demikianlah, gagasan sang suami tentang hubungan yang berhasil penerimaan sepenuhnya dan tak kritis tidak sejalan dengan gagasan sang istri.
 
Prioritas Utama Anda – Dan, gagasan sang istri tentang hubungan yang berhasil menghadapi persoalan juga tidak sejalan dengan gagasan sang suami. Pertumbuhan pribadi yang satu merupakan mimpi buruk bagi pribadi yang Iain.
Salam Sukses Luar Biasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar